Pertemuan Duta Besar RI Vientiane Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI terkait Kerjasama Pendidikan Indonesia-Laos

Diperbarui pada 23 Agustus 2017

Pertemuan Duta Besar RI Vientiane Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI terkait Kerjasama Pendidikan Indonesia-Laos

 

20507583 964350447040422 4598770999320120319 oDuta Besar RI untuk Laos, Irmawan Emir Wisnandar telah melakukan pertemuan dengan Menteri Ristekdikti, Bpk. Mohamad Nasir, di kantor Kemristekdikti Jakarta pada tanggal 1 Agustus 2017. Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI menyampaikan bahwa hubungan Indonesia-Laos telah memasuki usia 60 tahun, dimana KBRI akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan untuk memperingati hal tersebut, antara lain pameran foto, seminar, pameran perdagangan serta malam kesenian.

Duta Besar RI juga menjelaskan sesuai dengan hasil pertemuan ke lima 'Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC)' RI-Laos tanggal 26-27 Juli 2017 lalu di Jakarta, isu pendidikan merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Sejak tahun 2006 hingga 2017, Indonesia telah memberikan bantuan pendidikan melalui beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) sebanyak 54 orang, beasiswa Darmasiswa sebanyak 51 orang, serta Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) sebanyak 10 orang dan melalui ASEAN + 3 sebanyak 4 orang.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan bahwa Kemristekdikti menyambut kerjasama dalam bidang pendidikan tinggi maupun Iptek dan Inovasi antara Indonesia dan Laos, dan menugaskan jajarannya untuk segera mengkaji perjanjian kerjasama melalui Memorandum of Understanding (MoU) ataupun mekanisme lainnya antara kedua negara.

Kedepannya, Menristekdikti akan menjajaki kemungkinan kerjasama pendidikan tinggi, Iptek dan Inovasi, baik dalam kerangka hubungan bilateral maupun dalam kerangka kerjasama kawasan dalam lingkup ASEAN.                      

Di bidang pendidikan dan riset teknologi, kedua negara bergabung dalam Komite Iptek se Asia Tenggara (ASEAN Committee on Science and Technology - ASEAN COST) yang saat ini diketuai oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti. Kesempatan untuk melakukan transfer teknologi dari Indonesia ke Laos terbuka dalam kerangka 'sister city/sister province' maupun dalam bentuk kerjasama lainnya.

 

Youtube Channel