ANTUSIASME MASYARAKAT LAOS IKUTI PELATIHAN BUDIDAYA DAN PEMELIHARAAN IKAN LELE DARI INDONESIA

Last Updated on 18 September 2016

ANTUSIASME MASYARAKAT LAOS IKUTI PELATIHAN BUDIDAYA DAN PEMELIHARAAN IKAN LELE DARI INDONESIA

KBRI Vientiane bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Ormas Lembaga Dakwah Islam Indonesia serta Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Propinsi Sayaboury telah menyelenggarakan acara Pelatihan Budidaya dan Pemeliharaan Ikan Lele pada tanggal 28-30 Juli 2016 di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Propinsi Sayaboury, Laos. Tercatat sebanyak 40 orang peserta dengan antusias mengikuti kegiatan ini.

lele

Mr Khamphout Inthavong, Wakil Direktur Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Provinsi Sayaboury, menyambut baik pelatihan ini dikarenakan daerahnya baru dapat memproduksi 100 ribu ton perikanan darat dari permintaan yang mencapai 600 ribu ton per tahun, sisanya harus diimpor dari Thailand. Sambungnya, potensi perikanan darat di Laos sangat menjanjikan dan dapat menjadi alternatif sumber protein hewani bagi masyarakat pedesaan guna membantu negaranya memenuhi standar gizi masyarakat untuk keluar dari status Least Developing Countries (LDC). 

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang teknis antara Indonesia dan Laos serta pengetahuan sumber daya manusia (SDM) Laos, khususnya mengenai teknis dan cara budidaya ikan lele dengan baik dan benar. Pelatihan dibagi menjadi 2 tahap, pemberian teori dari para narasumber dan praktek langsung di lokasi kolam budidaya ikan. Para peserta menyampaikan kepuasannya dikarenakan mereka dapat memperoleh pengetahuan baru yang dapat diaplikasikan langsung.

Dalam pengamatan KBRI Vientane, Laos memiliki potensi yang menjanjikan bagi investor Indonesia di  bidang budidaya perikanan dikarenakan produksi perikanan yang masih rendah, sedangkan permintaan atas ikan tinggi dan harga ikan lele yang kompetitif, Dengan menggunakan teknik modern dan tenaga ahli yang didatangkan dari Indonesia, akan mampu memenuhi kebutuhan pasar di Laos bahkan melakukan ekspor ke negara-negara tetangga di kawasan.

Youtube Channel