WONDERFUL INDONESIA IN LAOS: WONDERFUL-NYA INDONESIA DAN BUSINESS MATCHING INDONESIA-LAOS

Last Updated on 18 September 2016

WONDERFUL INDONESIA IN LAOS: WONDERFUL-NYA INDONESIA DAN BUSINESS MATCHING INDONESIA-LAOS

Wonderful Indonesia in Laos (WIL)  ini terdiri dari 3 bagian yaitu Pameran Pendidikan, Pameran Ekonomi dan Cultural Night. Seluruh rangkaian kegiatan terselenggara dengan adanya kerjasama dan dukungan penuh antara pihak KBRI Vientiane dengan BKPM, Kemristekdikti, Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata.

WIL1

PAMERAN PENDIDIKAN

Kegiatan ini merupakan kerjasama KBRI Vientiane dengan Kemristekdikti RI dan Kementerian Pendidikan dan Olahraga Laos dan dilaksanakan tanggal26-27 Mei 2016 di Vientiane Centre, Vientiane. Dubes RI, dalam sambutan pembukanya, ini merupakan forum pendidikan dan pendidikan tinggi Indonesia yang pertama kalinya digelar di Laos. Diharapkan olehnya agar jumlah pelajar Laos di Indonesia semakin meningkat, baik bagi penerima beasiswa maupun yang memang menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara tujuan belajar. Sebagai informasi, sejumlah alumni lulusan universitas di Indonesia saat ini telah bekerja di lembaga pemerintah, universitas setempat dan perusahaan swasta.

Pameran ini dihadiri oleh perwakilan 13 universitas dari Indonesia dan 3 universitas negeri Laos yakni: National University of Lao, Champasak University dan Souphanouvong University. Selain perwakilan universitas, kegiatan juga dihadiri oleh beberapa sekolah menengah ternama di Vientiane, diantaranya Vientiane High School, Neerada High School, SinXay School, Lao – Viet School dan beberapa sekolah negeri lainnya. Terlihat sambutan hangat dari para pengunjung baik orang tua maupun pelajar yang hadir untuk menggali informasi dari seluruh universitas yang berpartisipasi.

Kegiatan ditutup dengan kegiatan Match Making, dimana perwakilan dari masing-masing instansi dapat melakukan diskusi lebih lanjut terkait potensi kerja sama yang dapat dijajaki. Kegiatan ini membuahkan hasil dengan terdapatnya kerja sama antar institusi pendidikan kedua negara yang dapat ditindaklanjuti dalam waktu dekat.

 

WIL4 WIL2

 

PAMERAN EKONOMI

Kegiatan ini merupakan kerjasama KBRI Vientiane dengan BKPM RI dan Kementerian Pariwisata RI. Pameran diikuti oleh sekitar 40 (empat puluh) perusahaan Indonesia yang bergerak dalam sejumlah bidang barang dan jasa, termasuk Garuda Indonesia. Selain itu juga terdapat 10 (sepuluh) Usaha Kecil Menengah terbaik di Laos yang diundang untuk mengikuti pameran ini. Kementerian Pariwisata juga membuka stand pameran pariwisata Indonesia untuk memperkenalkan tujuan-tujuan wisata unggulan Indonesia kepada publik Laos.WIL5

Selain pameran produk dan jasa, kegiatan Wonderful Indonesia menyelenggarakan 3 (tiga) workshop, yaitu: 1) Workshop ukir kayu yang menampilkan Bpk. Legiman Arya, seorang master ukir kayu dari Jepara yang mengajarkan teknik-teknik dasar ukir kayu, 2) Workshop membatik yang dipandu oleh Ibu Ngesti Inggarnasih, seorang pembatik dan pelaku usaha batik yang sudah sangat berpengalaman dimana juga diikuti oleh 20 orang penyandang disabilitas dari Yayasan Disabilitas Laos, dan 3) Indonesian style Spa-Treatment yang menampilkan 2 terapis senior dari Krya Spa Bali.

 

 

 

 

WIL 2016 juga menyelenggarakan Business Matching and Networking (BMN) yang dihadiri oleh sekitar 100 orang pengusaha lokal Laos dan pengusaha dari Propinsi Udon Thani, Thailand. BMN didahului oleh seminar potensi kerjasama RI-Laos dimana terdapat wakil dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Kadin Indonesia, sedangkan narasumber dari pihak Laos adalah dari perwakilan Kadin Nasional Laos, Kementerian Perencanaan dan Investasi, Sekretariat Nasional Zona Ekonomi Khusus dan Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Laos

 

Sebagai catatan, selama 3 hari pelaksanaan pameran ini, terdapat transaksi dengan nilai yang mencapai milyaran rupiah dan prospek kerjasama antara pengusaha kedua negara yang menjanjikan untuk ditindaklanjuti, antara lain rencana UMG Group (sebuah grup pengembang terkemuka di Indonesia) untuk berinvestasi dengan membangun rumah sakit bertaraf internasional di Laos yang dapat mencapai trilyunan rupiah.

CULTURAL NIGHT

Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 29 Mei 2016 ini merupakan hasil kerjasama KBRI Vientiane Kementerian Pariwisata dan bertempat di National Cultural Hall. Pagelaran ini merupakan acara puncak sekaligus penutupan WIL

Acara dihadiri oleh 1200 orang yang terdiri dari para Wakil Menteri Informasi, Budaya dan Pariwisata Laos, Duta Besar Asing, Perwakilan Organisasi Internasional, Korps Diplomatik dan masyarakat umum. Dubes RI dalam sambutan pembukanya menyampaikan seluruh kegiatan WIL merupakan kerjasama seluruh pihak-pihak terkait di Indonesia dan Laos dan merupakan yang pertamakalinya dilaksanakan di Laos. Diharapkan WIL dapat menjadi jendela bagi masyarakat Laos dan masyarakat asing di Laos untuk mengenal produk, jasa, pendidikan dan budaya Indonesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan persembahan tari-tarian tradisional yang mewakili beberapa provinsi di Indonesia, berupa tari Rampak Kendang, Salama, Gong Kalimantan, tari Saman dan pertunjukan silat dari Merpati Putih (MP) yang memukau perhatian para penonton yang hadir. Penampilan kebaya rancangan desainer Ferry Sunarto, yang juga merupakan wakil dari Indonesia Fashion Chamber, kembali memperoleh antusiasme tinggi dari penonton dimana mereka dapat berkesempatan untuk melihat detail dari rancangan sang desainer.

Penyanyi dangdut dari Indonesia, Oza Kioza, semakin menambah hangat malam dengan menyanyikan lagu Laos (Yen Sabay) dan tiga lagu lokal, Madu & Racun, Sakitnya Tuh Disini dan Goyang Dumang. Secara khusus Oza, yang juga tampil mengenakan kebaya rancangan Ferry Sunarto, menyanyikan lagu Sempurna mengiringi para model dan lagu Alusi Au diiringi musik angklung.

Acara ditutup dengan Tari Saman berdurasi 10 menit mendapat tepuk tangan riuh dari penonton yang kagum akan kemampuan para penari menampilkan kolaborasi antara tarian, kecepatan dan kerja sama antar penari. Sumbangan 1,000 buah angklung dari Kementerian Pariwisata juga telah memberikan warna tersendiri dalam pagelaran budaya kali ini. Angklung diberikan kepada seluruh penonton dan mereka berkesempatan untuk secara interaktif menggunakan angklung untuk mengiringi lagu Laos Douang Champa, Bengawan Solo, dan I Have a Dream.

WIL10 WIL11
WIL15 WIL12

 

 

 

 

Youtube Channel